2013/08/28

See, Think, and Do #1

"Kalau di Arsitektur , kita akan berbicara atau mengkomunikasikan suatu desain dengan tampak depan, tampak belakang, tampak samping: kanan, kiri, dan tampak atas begitu pula tampak bawah."
Seperti itulah gue belajar melihat sesuatu ... Tulisan ini sekaligus mengkoreksi diri gue dalam memandang sesutu: orang lain, masalah yang ditemui dan seterusnya. Akhirnya gue menyadari kalau melihat dari berbagai sisi itu penting. Mulai terpikirkan ketika ikut kepanitiaan kemarin. Good choose, gue ikut kepanitiaan!
Ditambah dengan pelajaran Tekomars (Teknik Kommunikasi Arsitektur) semester lalu yang menjelaskan seperti pernyataan gue di awal tulisan. Mengkomunikasikan ruang (gambar arsitek):
Apakah cukup dengan tampak depan? hanya dengan tampak samping?
Jawabannya ya jelas tidak. Kenapa? Apakah sudah didapat semua informasi yang disampaikan arsitek kepada teknisi yanng akan mengerjakan atau merealisasikan gambar si arsitek hanya dengan satu tampak saja?. Tidak kan? Yang terjadi adalah pembuatnya kebingungan karena yang ia bisa lihat hanya tampak depan dan juga terjadi miss communication, ketika tampak depannnya terlihat bagus atau sebaliknya lalu bagaimana dengan samping dan belakang? Apakah harus diartikan jelek atau bagusnya sama dengan tampak depan?
Sama halnya melihat orang lain: sifatnya, atitutnya setiap hari, dan seterusnya. Mungkin akhirnya lo menyimpulkan sifatnya jelek atau kurang baik, tapi coba dilihat lagi dari sisi atau tampak lainnya. Gue sendiri akhirnya meyakini kalau Allah menciptakan makhluknya dengan BAIK untuk menjadi makhluk BAIK, tetapi makhluk itu sendiri yang akhirnya menamakan BAIK, BURUK, dan seterusnya.
Sama halnya dengan aktivitas sehari-hari? "Hari ini adalah hari yang buruk!", lalu semua itu terjadi begitu saja? Apakah tidak ada alasan kenapa hal tersebut terjadi? Kemungkinan besar karena diri sendiri yang lagi-lagi hanya melihat dari satu sisi/tampak kemudian menamakannya dengan BURUK. Coba kita lihat dari sisi atau tampak satunya, dengan kejadian hari itu besoknya bisa lebih baik lagi kan?

Waktu terus berjalan, jangan biarkan diri kita tertinggal oleh waktu. Semakin hari, semakin dewasa, begitu pula pikiran yang semakin dewasa ...
Kalau kita sering mendengar frasa "THINK POSITIVELY", coba untuk jangan hanya diucapkan sebagai kata-kata keren setiap harinya. Coba dipikirkan sebaik-baiknya, apa itu? bagaimana melakukan itu dengan cara sendiri? kemudian lakukan?
Ini cara gue berpikir positif dengan melihatnya dari berbagai tampak ...
Temukan cara kalian untuk berpikir positif!
Semoga kita selalu menjadi manusia yang lebih baik dan lebih dewasa lagi ....

No comments:

Post a Comment